by: Rafif Ramdhani
Skema Topologi

Ketentuan Konfigurasi Web Server :
Web Server
- IP Address : 192.168.100.1/24
- Hostname : Apache
- ServerName : 192.168.100.1
- OS : Debian 10 Buster
Komputer Klien
- IP Address : 192.168.100.2/24
- OS : Windows 10
langkah langkah melakukan setup dan konfigurasi web server dengan apache di debian 10 adalah sebagai berikut :
- Persiapan
pastikan sistem operasi debian 10 sudah terinstall dengan fresh dan koneksi internet sudah jalan
- Panggil DVD 1 Debian 10
lakukan mounting pada debian 10 anda menggunakan perintah apt-cdrom add

- Update
Lakukan update repository menggunakan perintah apt update

- Install Web Server Apache
lakukan installasi packet Web Server Apache dengan perintah apt install apache2 dengan diikuti tombol Y

- buat user
kemudian buat lah user baru dengan nama web menggunakan perintah useradd web -m -d /home/web -s /bin/bash
jangan lupa buat passwordnya dengan perintah passwd web seperti gambar berikut
- Membuat Web page
sebelum kita menguji coba web server, kita buat dulu sebuah web sederhana didalam direktori kerja /home/web. gunakan perintah cd /home/web untuk berpindah direktori. kemudian buatlah sebuah file bernama index.html menggunakan perintah touch index.html seperti gambar berikut

- edit isi web page
kemudian edit file index.html menggunakan nano index.html dan ketiklah perintah seperti berikut ini :

- Ubah Port default Web Server
ubah port default apache dengan perintah nano /etc/apache2/ports.conf pada baris kode Listen 80 ubah menjadi port 3000 seperti gambar berikut :

- Atur 000-default.conf
kemudian atur juga bagian autentifikasinya agar web dapat dipanggil. ketik perintah nano /etc/apache2/sites-available/000-default.conf . dan ubah baris <VirtualHost *:80> ganti menjadi <VirtualHost *:3000> . kemudian agar halaman web dalam direktori /home/web memiliki prosedur autentikasi, harus ditambahkan pengaturan AuthType Basic. lihat gambar berikut :

- Buat user autentikasi
karena tadi sebelumnya kita sudah membuat user bernama web, maka langkah berikutnya membuat password khusus untuk web servernya. user web akan kita simpan kedalam file /etc/apache2/.htpasswd. ketik perintah htpasswd -c /etc/apache2/.htpasswd web seperti gambar berikut :

- Pengecekan konfigurasi
lakukan restart apache2 terlebih dahulu kemudian lakukan pengetesan bahwa konfigurasi Apache2 tidak terjadi kendala dengan mengetikkan perintah apache2ctl configtest. jika muncul eror seperti berikut,lakukan konfigurasi NameServer pada apache.

- Konfigurasi NameServer Apache
tambahkan baris ServerName di bawah configurasi Global . ketik perintah nano /etc/apache2/apache2.conf dan tambahkan ServerName 192.168.100.1 seperti gambar berikut dan lakukan save

- Atur IP Address Server
edit pada bagian nani /etc/network/interfaces dan atur seperti arahan sebelumnya seperti gambar berikut , dan jangan lupa restart

- atur IP client
seperti materi sebelumnya atur pada bagian virtual host only adapter di bagian control panel seperti berikut

- pengaturan virtual box
pada bagian virtual box juga lakukan setting seperti berikut

- Lakukan ping test
untuk memastikan client dan server sudah terhubung,lakukan ping back dari kedua sisi, client ke server dan server ke client
Client ke server
Server ke client
- lakukan pengujian pada komputer client
kita uji web server kita apakah sudah berjalan atau tidak, buka aplikasi browser anda seperti google chrome atau edge. ketikkan pada bagian URL yaitu http://192.168.100.1:3000 dan akan muncul permintaan login. masukka akun yang sudah kita buat sebelumnya dan password untuk apache seperti gambar berikut :

Ketika berhasil login, akan muncul web yang telah kita buat dengan sederhana sebelumnya :
.jpg)